--}}
Hari ini kita menggelar Ops gabungan. Kita bersinergi dengan Pemprov Jawa Timur, Kepolisian, dan Jasa Raharja dalam Ops yang berlangsung di Jalan Jawa ini. Tujuannya jelas. Pertama keselamatan berlalu lintas tentu wajib dikedepankan. Setiap pengendara harus tertib aturan. Jangan sampai terjadi kecelakaan dan menimbulkan korban serta kerugian. Kita wajib saling mengingatkan.
Yang kedua, terkait peningkatan kepatuhan akan pajak kendaraan. Setiap pemilik kendaraan memang dikenakan pajak. Sebagai warga negara yang baik, tentu harus taat pajak. Dalam Ops ini kita menjaring kendaraan yang telat atau mati pajak. Kita buka layanan pembayaran pajak di tempat. Ini untuk memudahkan masyarakat dalam pembayaran.
Pajak kendaraan ini memang tengah menjadi atensi Pemprov. Buktinya ada banyak kemudahan dan program-program. Mulai bebas sanksi adminitratif, bebas PKB progresif, diskon 20 persen tunggakan pokok PKB tahun 2025 dan tahun sebelumnya untuk buruh, bebas denda dan pokok tunggakan PKB tahun 2025 dan sebelumnya, serta denda SWDKLLJ untuk tahun lewat.
Dulu semua urusan ini ada di provinsi. Tetapi sekarang, pemerintah kota/kabupaten juga ikut hadir. Karena sekarang ada opsen pajak kendaraan yang dimana ada dana bagi hasil ke pemerintah kota/kabupaten. Karenanya, tim Bapenda Kota Madiun juga turun. Besaran pajak ini nanti akan masuk ke Pendapatan Asli Daerah dan dipergunakan untuk pembangunan.
BAGUS PANUNTUN
#kotamadiun #baguspanuntun #majumendunia
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun